Break Bulk: Pengertian, Manfaat, & Alat yang Digunakan

break bulk

Cari tahu apa itu Break Bulk, keunggulannya, dan bagaimana metode ini mendukung industri besar seperti pertambangan, konstruksi, hingga kimia. Panduan lengkap dan mudah dipahami.

Apa Itu Break Bulk dalam Dunia Logistik?

Break bulk adalah metode pengiriman kargo di mana barang dikirimkan dalam bentuk curah, baik padat maupun cair, tanpa menggunakan peti kemas atau kontainer standar. Dalam sistem ini, barang langsung dimuat ke atas kapal, satu per satu, sesuai dengan karakteristik dan jenisnya.

Jenis muatan yang cocok untuk pengiriman break bulk biasanya memiliki ukuran yang tidak umum, volume besar, atau bentuk yang tidak memungkinkan untuk dimasukkan ke dalam kontainer. Misalnya, batu bara, kerikil, pasir, logam cair, hingga bahan kimia industri.

Ciri Khas Break Bulk Dibanding Metode Pengiriman Lain

Ini dia ciri-cirinya:

Tidak Menggunakan Peti Kemas

Berbeda dari metode pengiriman modern yang umum memakai kontainer, break bulk memuat barang secara langsung di atas kapal. Ini memberi fleksibilitas lebih dalam menangani muatan berdimensi besar atau tidak beraturan.

Baca Juga:  Crane Container: Ini Pengertian, Jenis, Cara Kerja dan Perannya

Pengangkutan Barang Curah

Break bulk kerap digunakan untuk barang berbentuk curah, seperti butiran, pasir, atau cairan industri, yang memang tidak memungkinkan dikemas dalam bentuk satuan kecil.

 Kapal dengan Fitur Khusus

Kapal yang mengangkut barang break bulk biasanya telah dirancang dengan peralatan angkut sendiri, seperti crane internal, deck yang luas, dan pengaturan penyimpanan yang mendukung muatan besar dan berat.

Manfaat Break Bulk untuk Industri Skala Besar

manfaat break bulk
Sumber: kompas.com

Pengiriman dengan metode break bulk sangat dibutuhkan dalam sektor industri yang membutuhkan kapasitas besar, efisiensi logistik, dan fleksibilitas. Berikut beberapa contoh pemanfaatannya:

Industri Pertambangan

Break bulk memungkinkan pengangkutan hasil tambang seperti batu bara, bijih nikel, atau logam lainnya dalam jumlah masif, langsung dari lokasi tambang ke pelabuhan tujuan.

Sektor Konstruksi

Proyek-proyek infrastruktur skala besar sering kali memerlukan pengiriman bahan bangunan seperti semen curah, baja, dan alat berat. Break bulk memudahkan pengiriman barang tersebut ke lokasi proyek, terutama jika tidak tersedia fasilitas bongkar muat kontainer.

Bidang Pertanian

Pengiriman produk pertanian seperti pakan ternak, bibit tanaman, dan pupuk dalam skala besar lebih efisien menggunakan break bulk karena bisa langsung dimuat dan dibongkar sesuai kebutuhan volume.

Industri Kimia & Energi

Cairan industri seperti nitrogen, bensin, dan bahan bakar lainnya yang tidak dapat dikemas satu per satu juga dikirimkan melalui metode break bulk. Dengan kapal khusus, pengiriman zat kimia dalam volume besar menjadi lebih aman dan cepat.

Break Bulk vs Heavy Cargo: Apa Bedanya?

Meskipun keduanya sama-sama mengangkut barang besar dan berat, break bulk dan heavy cargo memiliki beberapa perbedaan mendasar.

Baca Juga:  8 Keunggulan Pengiriman Barang Lewat Kargo

Break Bulk

Pertama kita bahas break bulk:

  • Barang tidak dikemas, langsung dimuat ke kapal.

  • Umumnya berbentuk curah (padat atau cair).

  • Cocok untuk muatan dengan ukuran besar dan tidak terstandarisasi.

  • Proses bongkar muat lebih kompleks karena tiap barang berbeda ukuran.

Heavy Cargo

Selanjutnya heavi cargo:

  • Didefinisikan sebagai muatan dengan bobot lebih dari 70 kg per koli.

  • Sering kali masih dikemas tapi sangat berat.

  • Membutuhkan alat bantu khusus seperti forklift, crane, dan spreader board.

  • Fokusnya lebih pada berat daripada volume atau bentuk.

Sistem Penanganan & Alat yang Digunakan

Break bulk memerlukan sistem penanganan khusus karena barang-barangnya tidak dikemas dalam ukuran seragam. Oleh karena itu, kapal jenis ini biasanya sudah dilengkapi dengan:

  • Crane internal: Untuk mengangkat barang langsung dari pelabuhan.

  • Alat bantu muat/bongkar: Seperti sling, net, dan spreader beam.

  • Prosedur keselamatan: Karena muatan besar cenderung lebih berisiko saat proses pemuatan.

Selain itu, koordinasi antara tim logistik di pelabuhan dan kru kapal sangat penting untuk menjamin keamanan selama proses bongkar muat berlangsung.

Fleksibilitas dalam Rute & Pelabuhan

Salah satu keunggulan tambahan dari pengiriman break bulk adalah fleksibilitasnya dalam menjangkau pelabuhan-pelabuhan kecil yang tidak memiliki fasilitas penanganan kontainer. Artinya, metode ini sangat cocok untuk pengiriman ke daerah terpencil atau kawasan industri yang belum dilengkapi infrastruktur modern.

Hal ini membuka peluang distribusi barang ke wilayah yang belum terjangkau oleh jalur logistik kontainerisasi, sehingga memberikan nilai tambah bagi industri yang beroperasi di daerah tersebut.


Memilih Nakulle Logistik berarti memilih keuntungan kecepatan dan jaminan. Dari Surabaya, barang Anda dapat segera dikirim ke Maluku melalui ekspedisi surabaya ambon dan ekspedisi surabaya ternate.

Kami juga melayani dua kota utama di Kalimantan Timur, yakni ekspedisi surabaya balikpapan dan ekspedisi surabaya samarinda. Untuk koneksi terbaik di Sulawesi, kunjungi halaman ekspedisi surabaya makassar dan ekspedisi surabaya manado kami.


Kapan Waktu Tepat Menggunakan Break Bulk?

Kamu bisa mempertimbangkan pengiriman dengan sistem break bulk jika:

  • Barang yang akan dikirim terlalu besar atau berat untuk kontainer standar.
  • Produk yang dikirim berupa zat curah (pasir, batu, cairan).
  • Tujuan pengiriman adalah pelabuhan kecil atau area industri terpencil.
  • Dibutuhkan pengiriman dalam volume sangat besar sekaligus.
  • Proyek membutuhkan barang dikirim secara bertahap dan fleksibel.

(FAQ) Pertanyaan yang Mungkin Anda Tanyakan

Apa yang dimaksud dengan pengiriman break bulk?

Pengiriman break bulk adalah metode pengangkutan barang tanpa menggunakan kontainer standar. Barang dikirim secara langsung ke kapal dalam bentuk curah atau satuan besar sesuai karakteristiknya, baik padat maupun cair.

Baca Juga:  Jasa Ekspedisi Banjarmasin Buru Selatan #1 Murah

Jenis barang apa saja yang cocok dikirim dengan metode break bulk?

Break bulk cocok untuk barang berukuran besar, berat, atau tidak beraturan, seperti batu bara, pasir, bijih tambang, baja, semen curah, alat berat, hingga cairan industri dan bahan kimia.

Apa keunggulan break bulk dibanding pengiriman kontainer?

Keunggulan break bulk terletak pada fleksibilitasnya. Metode ini memungkinkan pengiriman muatan besar ke pelabuhan kecil atau daerah terpencil yang belum memiliki fasilitas kontainer, serta lebih efisien untuk barang curah dalam volume besar.

Apa perbedaan utama antara break bulk dan heavy cargo?

Break bulk fokus pada bentuk dan volume muatan yang tidak terstandarisasi dan umumnya tidak dikemas, sedangkan heavy cargo lebih menekankan pada berat muatan (biasanya di atas 70 kg per koli), meskipun masih bisa dikemas.

Kapan waktu yang tepat menggunakan metode break bulk?

Metode break bulk ideal digunakan ketika barang terlalu besar atau berat untuk kontainer, berbentuk curah, dikirim ke pelabuhan dengan fasilitas terbatas, atau saat proyek membutuhkan pengiriman fleksibel dalam jumlah besar.

Penutup

Di tengah kebutuhan logistik yang semakin kompleks dan spesifik, break bulk hadir sebagai jawaban untuk pengiriman barang-barang berukuran besar, berat, atau berbentuk tidak standar. Baik itu dalam industri pertambangan, pertanian, konstruksi, hingga kimia, metode ini menawarkan fleksibilitas, efisiensi, dan cakupan luas hingga ke pelabuhan-pelabuhan kecil.

Meski era kontainerisasi terus berkembang, break bulk tetap memiliki peran vital dalam rantai pasok global, khususnya untuk sektor industri yang memerlukan penanganan barang dalam skala besar dan bentuk tidak konvensional.

Jadi, jika kamu berencana mengirim barang yang tidak bisa masuk ke kontainer atau memerlukan pengangkutan ke wilayah yang sulit dijangkau, break bulk bisa menjadi solusi terbaikmu.

Rate this post

Admin Nakulle
Butuh Ekspedisi Cepat? Cek Ongkir & Estimasinya
💬 Chat CS Nakulle
Promo Nakulle Logistik